You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Angkot Minim ke Rusun Marunda Kini Teratasi Dengan Kehadiran Bus Feeder
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Penghuni Rusun Terbantu Pengoperasian Bus Feeder

Bus feeder (Pengumpan) mudahkan warga yang tinggal di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara untuk beraktifitas.

Biasanya angkot yang ‎datang ke rusun cuma sampe jam 17.00 saja setelah itu ngak ada lagi

Setelah resmi beroperasi pada Senin (18/1), warga rusun mengaku, sangat diuntungkan dengan adanya bus feeder yang masuk ke rusun. Terlebih, angkot yang biasanya melayani warga rusun jumlahnya hanya sedikit.

"Ya pasti sangat kebantulah. Biasanya angkot yang ‎datang ke rusun cuma sampe jam 17.00 saja setelah itu ngak ada lagi," ucap Erik Kurniawan, salah seorang penghuni Rusun Marunda kepada Beritajakarta.com, Selasa (19/1).

Bus Feeder Transjakarta di Rusun CBS Sepi Penumpang

Dengan adanya bus feeder, sambung Erik, penghuni rusun dapat dengan mudah berpergiaan. Ia menjelaskan, saat ini jumlah bus yang beroperasi baru berjumlah 5 unit.

Karenanya sejumlah penghuni rusun harus menunggu setengah hingga satu jam untuk naik bus feeder. Ia meminta jumlah unit bus feeder di Rusunawa Marunda ditambah, melihat banyaknya warga rusun yang bekerja.

"Kalau boleh diperbanyak. Kalau bisa unitnya ditambah sekitar 15 saja gitu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6946 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5694 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3805 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2141 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1912 personAnita Karyati